Mencoba Mengisi DHGTK Online Manual 2019

DHGTK, Online 2019, Cara, Mengisi, Cara Mengisi DHGTK

Tahun 2019 sudah bergulir sudah 11 (sebelas) hari. Saatnya Operator Sekolah mengisi daftar hadir, entah itu Login Hadir GTK Versi.1 atau Login Hadir GTK Versi.2.

Untuk mengisi Hadir GTK Versi.1 yang sampai saat ini masih dalam tahap under maintenence, maka Admin mencoba mengisi menggunakan Hadir GTK Versi.2, berhubung lembaga yang ditempati oleh Admin sendiri belum memiliki FP alias Finger Print.

Bagaimana cara mencobanya?
Simak tahapan-tahapan singkat berikut:
  1. Login Hadir GTK, pada tautan berikut: http://hadir.gtk.kemdikbud.go.id/v.2/
  2. Isikan data login yang meliputi:
    NPSN
    User ID
    Password
    Masukkan Capcha
  3. Klik Sign In
Setelah memasukkan data-data diatas dan klik Sign In, maka tampilan beranda akan berubah seperti gambar berikut:
Setelah itu klik Kelengkapan Sekolah di pojok kiri atas, maka tampilan layar di pojok kiri  atas tersebut akan muncul beberapa menu yang ada, seperti:
  • Izin Pegawai
  • Operasional Sekolah
  • Kalender Pendidikan
  • Entri Kehadiran
  • S.P.T.J.M
Langkah selanjutnya yakni klik Operasional Sekolah, maka akan muncul sebagaimana berikut:
Pada tampilan ini, sesuaikan waktu penyelenggaraan sekolah. Kemudian pilih hari libur kerja. Setelah itu, isikan jam kerja dan jam istirahat.
Pengisian jam kerja dan jam istirahat ini, langkah pengisian dengan mengisikan angka dan tab pad keyboard jika sudah terisi pada kolom yang disediakan.
Berhubung gambar diatas sudah admin isi, maka pengisian jam yang tertera di atas untuk sekolah dasar adalah per 35 menit 1 (satu) jamnya.

Langkah selanjutnya, klik Entri Kehadiran.
Pada tahap ini, tekan tanggal kalender di sebelah kiri untuk menentukan tanggal kehadiran. Setelah tampil daftar guru yang akan ditandai kehadirannya,click checkbox. Perhatikan warna checkbox. Jika checkbox berwarna abu-abu tandanya guru tidak hadir, dan jika checkbox berwarna biru tandanya guru hadir. Tunggu beberapa saat, jika checkbox setelah diclick kembali keposisi sebelum di click, berarti ada error saat kirim data, ulangi prosesnya.

Jangan lupa untuk merefresh, untuk mengetahui apakah Entri Kehadiran (manual) sudah tersimpan.

Simak juga peringatan pada DHGT Online yang tersedia.
Entri kehadiran hanya digunakan oleh sekolah yang memiliki kondisi sebagai berikut :

  1. Belum memiliki mesin scan jari (finger print)
  2. Mesin scan jari (finger print) sedang dalam perbaikan
  3. Mesin scan jari (finger print) tidak berfungsi karena berbagai alasan
Akibat yang akan di timbulkan jika menggunakan entri kehadiran adalah sebagai berikut:
  1. Penggunaan entri kehadiran akan menyebabkan durasi kerja guru tidak bisa dihitung
  2. Jika sekolah menggunakan absensi ganda (entri kehadiran dan scan jari) dalam hari yang sama, durasi kerja dianggap 0
  3. Bagi sekolah yang mesinnya tidak mengalami kendala teknis, semua guru dan tenaga kependidikan wajib absensi dengan mesin sidik jari
Entri kehadiran tidak boleh digunakan untuk memasukan absensi kehadiran pegawai, jika mesin scan jari (finger print) tidak mengalami kendala teknis

Jadi ...
Gimana menurut temen-temen Operator sekalian, jika lembaga belum memiliki mesin scan jari (finger print). Otomatis 3 (tiga) point diatas tentang Entri kehadiran hanya digunakan oleh sekolah yang memiliki kondisi sebagai berikut dan seterusnya bisa dijadikan acuan dalam melaksanakan Entri Kehadiran (manual).

Selamat mencoba.

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget