Juklak PIP 2018 dan Lampiran Petunjuk - Jenjang Dikdas dan Dikmen

PIP, Juklak, Lampiran, Pencairan, Dikdas, Dikmen, 2018

Pelaksanaan Program Indonesia Pintar

Sesuai dengan tugas dan kewenangannya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan Program Indonesia Pintar (PIP) dengan tujuan untuk meningkatkan akses bagi anak usia 6 sampai dengan 21 tahun untuk mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat satuan pendidikan menengah dan mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah (drop out).

Program Indonesia Pintar (PIP) ini diharapkan mampu menjamin peserta didik dapat melanjutkan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah dan menarik peserta didik putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan agar kembali mendapatkan layanan pendidikan.

Program Indonesia Pintar (PIP) bukan hanya bagi peserta didik di sekolah, namun juga berlaku bagi peserta didik di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Apalagi Angka Partisipasi Kasar (APK) keluarga yang mampu secara ekonomi secara umum lebih tinggi dibandingkan dengan APK keluarga tidak mampu.

Salah satu alasan diatas adalah tingginya biaya pendidikan baik biaya langsung maupun tidak langsung yang ditanggung oleh peserta didik.
Biaya langsung peserta didik antara lain:
  • iuran sekolah
  • buku
  • seragam dan
  • alat tulis
Biaya tidak langsung yang ditanggung oleh peserta didik antara lain:
  • biaya transportasi
  • uang saku dan biaya lain-lain.
Tingginya biaya pendidikan tersebut diatas menyebabkan tingginya angka tidak melanjutkan sekolah dan tingginya angka putus sekolah (drop out), sehingga berpengaruh terhadap Angka Partisipasi Kasar.

Peraturan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah

Dalam kegiatan pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2018, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah mengeluarkan peraturan tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pada Jenjang Pendidikan Dasar Dan Menengah, Nomor 05/D/BP/2018.

Dengan adanya peraturan tersebut diharapkan akan dapat mengatasi rendahnya Angka Partisipasi Kasar (APK) dari keluarga tidak mampu sekaligus sebagai salah satu upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan bekal pendidikan dan keterampilan yang lebih baik.

Peserta didik menerima dana bantuan Program Indonesia Pintar sebanyak 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun anggaran yang diberikan kepada peserta didik masing-masing jenjang yang meliputi:
  1. Sekolah Dasar (SD)/SDLB/Paket A
  2. Sekolah Menengah Pertama (SMP)/SMPLB/Paket B
  3. Sekolah Menengah Atas (SMA)/SMALB/Paket C
  4. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/SMKLB
Untuk lebih jelasnya, simak Peraturan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 05/D/BP/2018
Download Peraturan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 05/D/BP/2018

Contoh lampiran pada peraturan tersebut diatas meliputi:


  1. Contoh Format Surat Keterangan Kepala Sekolah
  2. Contoh Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) satuan pendidikan formal
  3. Contoh Format Laporan Pencairan Kolektif
  4. Contoh Surat Kuasa
  5. Contoh Surat Kuasa Kolektif SD dan SMP
  6. Contoh Surat Kuasa Kolektif SMA dan SMK
  7. Susunan Kolom Data Usulan Peserta Didik Calon Penerima Program Indonesia Pintar (PIP) Ditjen PAUD dan Dikmas
Semoga dengan adanya Program Indonesia Pintar (PIP) ini diharapkan dapat membantu biaya personal pendidikan bagi peserta didik miskin atau rentan miskin yang masih terdaftar sebagai peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget