TANYA JAWAB PELAKSANAAN USBN

TANYA JAWAB PELAKSANAAN USBN, USBN

Salah satu upaya untuk mewujudkan pendidikan berkualitas diperlukan adanya sistem penilaian yang dapat dipercaya (credible), dapat diterima (acceptable), dan dapat dipertanggunggugatkan (accountable). Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan Satuan Pendidikan dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar. 

Pelaksanaan USBN Tahun 2018 mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan dan Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah. Dalam implementasinya, pelaksanaan USBN mengacu kepada Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor: 0045/BSNP/II/2018, tanggal 7 Februari 2018 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018. 

Buku saku “Tanya Jawab USBN” ini disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Badan Penelitian dan Pengembangan, Direktorat terkait di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Balitbang Kemdikbud) dan Kementerian Agama, dengan tujuan untuk memberikan informasi yang jelas dan ringkas tentang pelaksanaan USBN Tahun Pelajaran 2017/2018. Dengan adanya buku saku ini, diharapkan dapat membantu upaya sosialisasi kebijakan USBN untuk mencapai sasaran dengan baik dan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan USBN sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.



Berikut Tanya Jawab Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Tahun Pelajaran 2017/2018

I. KEBIJAKAN UMUM USBN
A. Pengertian 
1. Apa yang dimaksud dengan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)? 
  • USBN adalah adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan Satuan Pendidikan dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar.

2. Apa maksud ‘berstandar nasional’ dalam USBN? 
  • Istilah ‘berstandar nasional’ dalam USBN dimaksudkan: (1) Soal USBN disusun berdasarkan kisi-kisi yang berlaku secara nasional. Kisi-kisi dikembangkan berdasarkan Standar Isi yang diturunkan menjadi kompetensi dasar sesuai dengan kurikulum yang diterapkan; (2) Soal USBN memiliki soal dari Pusat sebanyak 20-25 persen, kecuali untuk mata pelajaran yang ditetapkan di dalam POS USBN; dan (3) USBN dilaksanakan dengan mengacu kepada Prosedur Operasional Standar (POS) USBN yang ditetapkan BSNP.

B. Tujuan dan Manfaat USBN 
1. Apakah tujuan penyelenggaraan USBN?
  • Untuk mengukur capaian kompetensi siswa yang dilakukan sekolah untuk seluruh mata pelajaran dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar; 
  • Sebagai sub-sistem penilaian dalam Standar Nasional Pendidikan (SNP) menjadi salah satu tolak ukur pencapaian Standar Nasional Pendidikan dalam rangka penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan; 
  • Sntuk meningkatkan mutu ujian sekolah; dan d. untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melakukan penilaian, khususnya kemampuan pengembangan soal ujian.
2. Apakah manfaat USBN?
  • Digunakan sebagai salah satu kriteria kelulusan; 
  • Penguatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)/ Kelompok Kerja Guru (KKG)/ Forum Tutor dalam pengembangan dan perakitan naskah soal; dan 
  • Sebagai dasar pemetaan, pembinaan, dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan untuk pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan.
C. Perbandingan USBN 2017 dengan USBN 2018 
1. Bagaimanakah perbandingan antara USBN tahun 2017 dengan USBN 2018?
  • Perbandingan antara USBN tahun 2017 dengan USBN 2018 terletak pada: Jumlah Mata pelajaran yang diujikan dalam USBN, Penetapan POS USBN, Jenis ujian sekolah, Program Paket A/Ula, B/Wustha, dan C/Ula, Jadwal USBN
2. Apa persamaan dan perbedaan antara UN dan USBN?
UN dan USBN pada prinsipnya mengukur Standar Kompetensi Lulusan. 
Perbedaan antara UN dan USBN sebagai berikut.

D. Satuan Pendidikan Pelaksana USBN 
1. Apakah seluruh satuan pendidikan wajib melaksanakan USBN? 
  • Seluruh satuan pendidikan wajib melaksanakan UBSN, kecuali Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) jenjang SMP dan SMA 
2. Apa syarat satuan pendidikan sebagai pelaksana USBN? 
  • Persyaratan Satuan Pendidikan Pelaksana USBN : a. Persyaratan satuan pendidikan yang dapat melaksanakan USBN adalah satuan pendidikan terakreditasi. b. Dalam hal akreditasi satuan pendidikan telah habis masa berlakunya dan masih dalam proses pengajuan kembali (reakreditasi) maka status akreditasi yang lama masih berlaku sesuai dengan ketentuan BAN-S/M atau BAN PAUD-PNF tentang reakreditasi. 
3. Bagaimana satuan pendidikan yang belum terakreditasi, apakah berwewenang melaksanakan USBN? 
  • USBN untuk satuan pendidikan yang belum terakreditasi diselenggarakan oleh satuan pendidikan terakreditasi pada jenjang pendidikan yang sama. 
  • Penyelenggaraan USBN bagi satuan pendidikan yang belum terakreditasi dapat berlangsung di satuan pendidikan masing-masing, dengan penyelenggara USBN dari satuan pendidikan yang terakreditasi. 
  • Mekanisme penyelenggaraan dan penggunaan soal USBN oleh satuan pendidikan yang belum terakreditasi dilakukan melalui kerja sama dengan satuan pendidikan terakreditasi dan dikoordinasikan oleh dinas pendidikan atau Kantor Kementerian Agama sesuai dengan kewenangannya. 
E. Peserta USBN 
1. Siapa yang wajib mengikuti USBN dan mengapa? 
  • Seluruh peserta didik pada satuan pendidikan wajib mengikuti USBN, kecuali peserta didik SPK jenjang SMP dan SMA 
2. Apakah hak peserta USBN? 
  • Setiap peserta didik yang telah memenuhi persyaratan berhak mengikuti USBN. 
  • Peserta USBN yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti USBN utama dapat mengikuti USBN susulan.
3. Apakah kewajiban peserta USBN? 
  • Mengikuti semua mata pelajaran yang diujikan. b. mematuhi tata tertib peserta USBN. 
4. Apakah siswa WNI pada Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) wajib mengikuti USBN?
  • Siswa WNI pada SD SPK wajib mengikuti USBN, sebab di SD SPK tidak ada Ujian Nasional. 
5. Mengapa siswa WNI pada SMP dan SMA SPK tidak wajib mengikuti USBN? 
  • Siswa WNI pada SMP dan SMA SPK tidak wajib mengikuti USBN, karena mereka wajib mengikuti Ujian Nasional. 
6. SD SPK harus melaksanakan USBN untuk siswa WNI, tetapi SMP dan SMA SPK tidak melaksanakan USBN. Mengapa? Pada jenjang SD tidak ada Ujian Nasional, sedangkan pada jenjang SMP dan SMA ada Ujian Nasional. SPK SMP dan SMA wajib melaksanakan Ujian Nasional bagi peserta didik WNI. 

7. Apa persyaratan mengikuti USBN SD/MI/SDTK/SPK? 
  • Peserta didik pada jenjang SD/MI/SDTK/SPK, dan Program Paket A/Ula yang mengikuti USBN harus memenuhi persyaratan: a. telah berada pada tahun terakhir di jenjang SD/MI/SDTK/SPK; b. telah atau pernah berada pada tahun terakhir untuk Program Paket A/Ula; atau c. memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar mulai kelas IV semester 1 sampai dengan kelas VI semester 1 untuk peserta didik pada SD/MI/SDTK, dan Program Paket A/Ula; 
8. Apa persyaratan mengikuti USBN SMP/MTs/SMPTK, SMPLB, SMA/MA/SMTK/SMAK, SMALB, SMK/MAK? 
  • Peserta didik pada jenjang SMP/MTs/SMPTK, SMPLB, SMA/MA/SMTK/SMAK, SMALB, SMK/MAK yang mengikuti USBN harus memenuhi persyaratan: a. terdaftar pada semester terakhir di Satuan Pendidikan dan memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar mulai semester 1 sampai dengan semester 5; atau b. telah menyelesaikan seluruh beban SKS yang dipersyaratkan bagi peserta didik pada Satuan Pendidikan berdasarkan Sistem Kredit Semester (SKS) yang setara dengan semester 5. 
9. Apa persyaratan mengikuti USBN Program Paket B/Wustha dan Program Paket C/Ulya? 
  • Peserta didik pada Program Paket B/Wustha dan Program Paket C/Ula yang mengikuti USBN dan UN harus memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada Pendidikan Kesetaraan.
F. Kriteria Kelulusan Peserta Didik 
1. Apakah kriteria kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan? 
  • Menyelesaikan seluruh program pembelajaran; 
  • Memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik; 
  • Lulus USBN, dan 
  • Mengikuti Ujian Nasional.
2. Siapakah yang menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan? 
  • Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditentukan oleh satuan pendidikan berdasarkan rapat dewan guru atau tutor.
Simak selengkapnya tentang Tanya Jawab Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan mengunjungi Sumber: Buku Tanya Jawab USBN dan UN Tahun Pelajaran 2017/2018 - BSNP
 

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget